2015 : JUL 2015 - LIFE GOES ON, RAMADHAN 1436 H. Persiapan Open House Lebaran dengan Asyik

JUN JUL 2015 - LIFE GOES ON, RAMADHAN 1436H.
Bulan berganti, waktu berjalan, dan hidup berlanjut...

Bulan Juni, diisi dengan kesibukan Wisuda putra tengahku dari SMP Islam Al Azhar Kemandoran... tidak terasa, tau-tau aja si Tengah sudah siap jadi anak SMA.
Wisudanya hanya dihadiri aku sendiri, karena papinya tugas event di Surabaya... Papi mulai sering lagi dinas luar kota lagi, berkah menjelang Ramadhan pekerjaannya ramai.


Setelah keriuhan wisuda berakhir, anakku langsung tour perpisahan ke Malang dan Bromo, naik pesawat turun di Malang. Alhamdulillah semoga pengalaman perjalanan luar kotanya yang cukup jauh memberikan pelajaran berharga buat dia. Sekembalinya dari Malang, pas disaat hari pertama bulan Ramadhan... alhamdulillah kita memasuki Ramadhan dengan hati riang dan bahagia. Setiap hari kita buka bersama, tidak satu kalipun aku buka puasa tidak bersama anak-anak. Tidak ada kewajiban ikut undangan bukber di sana sini. Karena di bulan ini lah aku merasa, Allah benar-benar memberikan kesempatan untuk saling mendekatkan diri, meningkatkan ibadah bersama-sama dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Di akhir bulan Ramadhan, kita sepakati bahwa hari Lebaran pertama kita akan open house dan mengundang saudara-saudara datang ke rumah, sedangkan keluarga yang lain setelah sholat Ied usai, baru akan berangkat mudik ke Jawa. Untuk keluarga kita mudik sudah tidak menjadi option. Walaupun di rumah tidak ada pembantu karena pulang kampung, tapi berlibur ataupun mudik tidak lagi kita lakukan. Begitu banyak yang bisa kita lakukan di Jakarta bersama-sama.

Persiapan untuk open house, adalah mempersiapkan menu, perangkat makan dan kerapihan rumah, serta belanja materi untuk hidangan. Semuanya harus kita lakukan sendiri, mandiri tanpa bantuan pembantu, sehingga beberapa trik dan persiapan harus dilakukan secara cermat. Yang bisa dilakukan jauh hari, saat pembantu masih ada adalah persiapan rumah dan perangkat makan, diturunkan dari gudang, dibersihkan dan disusun di meja persiapan agar mudah dijangkau ketika menjelang harinya. Kita menyiapkan makanan untuk 100 tamu, dan hanya ada kita berdua yg masak dan 3 anak yg membantu. Ini sudah bukan pertama kali kita mempersiapkan open house, jadi semestinya rumus-nya sudah dapat.

Menunya seperti biasa Lontong dan ketupat, dengan lauk Opor Ayam Kampung, Tetelan Sambel Cabe Ijo, Rendang Daging, Belado Daging, Acar timun putih, dan Sop Bakso. Ayam Kampung, Ketupat dan Lontong sudah di pesan dari seminggu sebelum lebaran. H-3 kembali ke pasar untuk beli bumbu racik, santan, bawang goreng, emping dan krupuk. H-1 ke pasar lagi untuk mengambil pesanan ayam, ketupat, lontong dan baru belanja bahan-2 sayur mayur-nya seperti Timun, Daun Bawang Seledri, cabai hijau, serta membeli buah-buahan. jadi untuk persiapan masak ini ada 3 kali kunjungan ke pasar, dan setiap kali pulang pasar, materi yang bisa di-siang-i atau dipersiapkan langsung dikerjakan, sehingga pekerjaan tidak menumpuk. Sungguh sebuah orkestrasi yang menyenangkan menyiapkan hidangan lebaran secara mandiri. Jangan takut untuk salah dan enjoooy the process....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar