2015 : AGS 2015 RAMADHAN CERIA DAN DUKA MENDALAM DATANG MENYUSUL

AGUSTUS 2015 : SIAPA YANG TAHU RENCANA ALLAH SWT, SIAPA YANG SANGKA INI RAMADHAN TERAKHIR BERSAMA KEPONAKAN TERSAYANG....

Open House Ramadhan 2015 berlangsung di rumah dengan lancar dan membahagiakan... Saudara-saudara datang begitu kita usai menunaikan ibadah Sholat Ied bersama-sama dan menuntaskan rangkaian sungkeman dengan Ibunda di rumah kakak tertua dengan kusyu.

Alhamdulillah kita berhasil menjamu tamu yang datang dan betah bermain air dengan ceria di rumah kita.... rasa bahagia penuh di hati. Terima kasih yaa untuk semua yang meringankan langkah sampai di rumah kami dan mencicipi hidangan yang sudah kami masak. Terima kasih juga untuk Oma Anna dan Opa Riri yang bawa Rawon satu panci komplit dengan telur asin dan kerupuk-nya. luar biasa.... lalu Opa dan Oma ikut njebur di kolam dengan cucu-cucunya... menyenangkan.





Namun setelah keceriaan yang memenuhi hati ini, dan sedikit pegal-pegal di badan, tepat seminggu setelah lebaran, ketika Kakak perempuan kita, mbak Ari sedang menginap di rumah untuk menemani Ibunda yang ditinggal kakak tertua mudik, kita dikabari putranya Mas Bagus, Satria Bagus Pamungkas tiba-tiba pingsan saat mengambil air wudhu di rumah temannya Chikyta. Sejak di bawa ke RS Haji, disusul oleh papanya, Mas Kharis, lalu disusul oleh mamanya, Mba Ari dari rumah kita dengan diantar oleh supir kita, yang kebetulan sudah masuk dari libur Lebaran, dan lalu disusul oleh si Papi dan anakku Mas Koko ke RS Haji dan kita urus kepindahannya ke ICU RS Fatmawati, Mas Bagus terus tidak sadarkan diri dan menyisakan 10 hari untuk kita semua benar-benar merelakan panggilan sang Khalik atas jiwanya.... ya Allah SWT kuatkanlah kami untuk percaya atas takdirMu... Aamin YRA.

Kenangan terakhir berfoto dengan almarhum, setelah Lebaran menyambut Om sekeluarga dari Bogor di rumah kami, 19 Juli 2015

Seluruh rangkaian kejadian menjelang meninggalnya Mas Bagus, Kami om dan tante-nya, juga adik-adik sepupunya terlibat sangat intens, baik dalam evakuasinya, penempatan di ruang ICU-nya, Konsultasi dengan dokter-dokternya, sampai menjadi saksi di Rumah Sakit ketika Mas Bagus berangkat menemui Allah SWT di Surga. Insya Allah mas, kita pasti bertemu lagi atas ijin Allah SWT kelak suatu hari. Terima kasih atas pelajaran berharga yang kamu tinggalkan untuk kami, untuk lebih menghargai waktu yang diberikan Allah SWT, menghargai umur, agak kami bisa mengisinya dengan lebih baik lagi setiap detiknya. Terima kasih Mas... Tenang ya di sana... Khusnul Khotimah telah kau raih... dan titip salam untuk Almarhum Bapak, Papa dan Mamanya Tante, dan semua saudara-saudara kaum Muslimin yang beriman..


@4t1d

Tidak ada komentar:

Posting Komentar