2016 : JAN 2016 TRIP TAHUN BARU 2016 - MALAKA - KL - SINGAPURA, part 1 dari 5

2016 : JAN 2016 TRIP TAHUN BARU 2016 - MALAKA - KL - SINGAPURA part 1 dari 5
TAHAP PERSIAPAN DAN PLANNING. TUKAR POIN GFF GARUDA MILES, TUKAR POIN AGODA UNTUK HOTEL, PESAN SEWAAN MOBIL DAN BERLIBUR KITA....

Menutup tahun dengan berlibur sekeluarga adalah "a perfect getaway" buat kami yang lumayan ketagihan jalan-jalan bersama keluarga ke tempat-tempat baru. Kesempatan berlibur adalah harta bagi jiwa, karena di setiap perjalanan begitu banyak pelajaran yang bisa kami petik dalam kebersamaan. Oleh karena itu, agar terjangkau dan bisa berangkat seluruh keluarga ber-5 kita memilih lokasi liburan di Malaysia dan Singapura. Yang kita lakukan adalah menukar POIN GARUDA MILES DARI GARUDA FREQUENT FLYERS dari kartu si Papi, hasil tabungan perjalanan dinas luar kota yang selalu menggunakan Garuda Indonesia. Makanya rajin-rajinlah mengumpulkan poin rewards, bahkan bukan hanya dari pembelian tiket, tapi juga dari penukaran rewards dari beberapa kartu kredit yang bisa dikonversikan ke Garuda Miles

sering-seringlah menambah jumlah poin di Garuda Miles dan cek di kalkulator miles yang ada pada website-nya

Perlu diingat, bahwa untuk penukaran Garuda Miles, tidak bisa sepenuhnya gratis, karena ada dana yang harus disiapkan untuk pajak, service charge dan airport handling atau apalah. Namun tetap saja, biaya ini jauh lebih murah daripada membeli tiket tanpa potongan Garuda Miles.

Sesungguhnya jumlah poin pada kartu GFF si papi cukup untuk 2 tiket perjalanan pulang pergi ke Australia sebagaimana pernah kita janjikan pada si bungsu, namun bila pilihan ke Australia, maka tidak bisa berangkat semua satu keluarga. Dengan Pertimbangan "tidak penting perginya kemana, tapi lebih penting pergi bersama" kita putuskan pergi ke Malaysia dan Singapura saja, dengan begitu semuanya bisa berangkat dan kita kali ini bisa memilih hotel-hotel yang tidak terlalu "budgeted" agar perjalanannya jadi lebih nikmat.

Setelah urusan tiket pulang pergi beres, kita susun itinerary dan tujuan akan kemana saja, sehingga bisa tentukan pemesanan hotel. Itinerary ini menentukan acara kita akan bagaimana di sana. Dari browsing dan pengalaman membandingkan tahun-baruan di Malaysia dan Singapore, akhirnya kita putuskan untuk melewati malam tahun baru di Kuala Lumpur di area Bukit Bintang, karena di pusat KLCC sudah pernah 5 tahun yang lalu. Jadi dari rencana utama itu kita putuskan tiba di Malaysia, kita langung ke Malaka, lalu kembali di Kuala Lumpur untuk tahun baru-an, lalu 1 hari di KL, ke tempat-tempat yang kita belum pernah datangi, termasuk menunaikan ibadah Sholat Jumat karena itu pas di hari Jumat, baru besoknya kita berangkat ke Singapura untuk 2 malam dan nanti kembali ke Jakarta melalui Singapura.

"pilihan hotel di masing-masing kota, thanks to poin rewards nya Agoda. Diskonnya berasa"

Hotel kita pesan melalui AGODA, sekalian menggunakan POIN REWARDS AGODA yang sudah kita kumpulkan sepanjang tahun. Dengan begitu dengan rute Malaka 1 malam - Kuala Lumpur 2 malam - Singapura 2 malam, kita bisa membayar sebagian dengan poin, dan biayanya turun sampai hampir 1.5jt untuk penginapan. Hotel yang kita pilih di Malaka adalah The Sterling Boutique Hotel, di Kuala Lumpur kita pilih Berjaya Time Square dengan memilih kamar apartment-nya, dan di Singapura kita akan menginap di Carlton Hotel, yang merupakan sponsor hotel acara kesayanganku Masterchef Asia... Tips memesan hotel, jangan ragu untuk sign-in ke dalam aplikasi-nya untuk mendapatkan poin rewards.


Nah, selanjutnya yang harus masuk dalam perencanaan adalah transportasi darat. Mau naik apa dan kemana. Dengan perjalanan 6 hari 5 malam, masing-masing dari kita membawa 1 koper tanggung yang bisa masuk kabin. Namun ada 1 koper yang ukurannya medium, jadi akhirnya semua koper akan masuk ke bagasi. Dengan jumlah koper 4, 1 ransel dan 3 tas tangan untuk 5 orang, maka diputuskan untuk tidak naik bus, tapi menyewa Van. Termasuk untuk nanti perjalanan darat dari Malaysia ke Singapura, juga menyewa Van. Untuk persewaan ini karena tidak ada pengalaman, dan kontak dari supir yang dulu pernah kita pakai tahun 3 tahun yg lalu sudah tidak ada, kita mengandalkan nomor-nomor kontak yang kita dapatkan dari browsing di internet. Agak riskan karena tidak kenal dan tidak tahu jenis mobil yang akan digunakan, tetapi sampai saat terakhir tidak ada pilihan lain, kecuali mempercayai komen-komen yang kita baca di testimoni dari pengguna jasa sewa van.

Dari membandingkan harga dan profesionalitas dalam merespons email kami, akhirnya kita memilih 2 supplier, yaitu 1 dari perusahaan di Malaysia yang kita kirimkan email secara random untuk keperluan kendaraan ke Malaka dan kembali ke KL, dan 1 lagi melalui Jelajah Hemat, perusahaan travel di Jakarta untuk perjalan dari Malasia ke Singapura, pemilihan yang lebih hati-hati karena ini menyeberang border imigrasi 2 negara. Sewa dari supplier yang ini harganya lebih mahal dari penawaran yang lain, dan harus bayar DP ke account BCA di Jakarta. Selisih harganya lebih mahal 200RM yang artinya lebih mahal sekitar 700ribuan, tapi kita diyakinkan dengan dikirimi photo mobil yang akan kita pakai.



Kunci sukses perjalanan ada di planning. Maka setelah planning beres semua, kita masih punya 2 bulan waktu sebelum hari H-nya. Lanjutan ceritanya di 2016 : JAN 2016 TRIP TAHUN BARU 2016 - MALAKA - KL - SINGAPURA, part 2 dari 5...

see you soon and leave comment please...


@4t1d




Tidak ada komentar:

Posting Komentar