SINGAPORE, A BRIEF VISIT TO DR LEO

3 - 5 Maret 2012

Sebagaimana diamanatkan untuk melakukan pengecekan rutin tiap 6 bulan untuk mata putraku yang bungsu ke Dr Leo Sei Wei di Singapura, kita mencari-cari tiket yang murah untuk kontrol ulang di bulan Maret. Jadi di bulan Februari kita mulai memantau tiket mana yang lagi murah. Akhirnya kita dapat Airasia Flight untuk 4 orang dan hotel V Lavender di daerah Kalang. Hotel ini direkomendasi teman karena ada family room yang cukup luas, harganya murah dan yang terpenting di bawah hotel langsung stasiun MRT, 24 hours Kopitiam, dan convinient store. Sebuah pilihan pintar bila kita ingin melakukan perjalanan dengan budget terbatas.

Kali ini untuk membesarkan hati si bungsu, kita ajak kakaknya nomer satu, mas Koko untuk menemani adiknya. Semata dalam upaya agar kakak belajar dan ingat selalu untuk turut menjaga adik-adiknya setiap saat. Sehari sebelum penerbangan kita lakukan web check in, dan boarding pass sudah di print.



Schedule flight kita pagi, dan terminal 3 di waktu subuh masih belum ramai, lounge-nya baru buka jam 6 pagi. Kita juga mbekal isi pulsa XL masing-masing 100ribu karena dengan XL Di Singapura kita bisa BBM-an gratis.

Penerbangan kita lancar dan ontime. Tiba di Changi sekitar jam 10 pagi dan kita langsung ke hotel dengan taxi. Hotel V Lavender ini baik sekali, karena walau kita tiba di bawah waktu check in, tapi kita diperkenankan check in, sehingga kita bisa langsung jalan-jalan. Targetnya hari ini adalah mencari sepatu futsal ukuran anak2 model terbaru, mercurial atau apa. Hampir semua counter sport di mall-mall di Orchard Road kita sambangi, tapi ukuran yang dicari tidak ada. Sampai kemudian disarankan untuk ke Vivo City di toko KID'S STYLE. Kebetulan sorenya papi ada janji meeting dengan klien-nya di Sentosa, jadi searah.

Untungnya toko Kid's Style ini walaupun menjual berbagai brand sports apparel, tapi ukuran untuk anak-anak lumayan lengkap. Baguuus... setelah puas belanja, kita makan di foodcourt-nya di Food Republic. Lalu masih sempat ber-photo di dermaga di luar mall, yang sedang kedatangan sebuah kapal besar dengan awak kapal berpakaian putih-putih. Bagus sekali..

Esoknya kita harus bangun pagi-pagi dan berangkat ke RS Mount Elizabeth di Orchard. Dr Leo Sei Wei ternyata baru saja pindah klinik-nya dari resident di Tan Tock Seng Hospital ke RS Mount Elizabeth yang terkenal mahal ini. Untung-nya petugas di klinik menyatakan bahwa tariff-nya tetap sama seperti di TTSH.
Kali ini test yang dilakukan lebih banyak, dan hasilnya tidak baik. Semakin banyak alat-nya semakin jelas gambaran apa yang terdapat pada retina de Tito. Dokter tetap pada diagnosa-nya, dan kita tetap harus bersabar. Karena hasil yang kurang baik, saya dan papinya Tito sepakat untuk melihat perkembangan pada test 6 bulan ke depan lagi.

Hari ini juga kita langsung pulang ke Jakarta, ada waktu sedikit untuk jalan-jalan ke Bugis, pesta Duren.


Lalu sedikit waktu ke Marina Bay Sands, dan lebih banyak waktu dihabiskan untuk betenang di Changi. Andalan-nya adalah mesin pijat otomatis yang lumayan untuk kaki yang pegal-pegal.
Sebenarnya benar kata mas Koko, satu malam menginap di Singapura untuk periksa mata Tito itu terlalu cepat, melelahkan. Tapi Alhamdulillah semua lancar dan malamnya kita sudah tidur lagi di rumah.. Every journey, every minutes you spend together with your family, always bonds you tighter… Embrace it!

@4t1d

Tidak ada komentar:

Posting Komentar